Wednesday, April 24, 2019

JALAN MENUJU SEHAT JASMANI DAN ROHANI

Sport_Medicine_Online

Aminuddin, S.Or.,M.Kes
(Praktisi dan Akademisi bidang Ilmu Kesehatan & Olahraga)
Saudaraku ????
* Apakah Engkau dalam Hidupmu merasa gelisah dan sedih, sempit dan cemas, banyak problem dan kesulitan ???
*Apakah Engkau menderita penyakit Phychis (jiwa) atau fisik yang tidak engkau temukan obatnya ???
* Apakah Engkau merasa malas melaksanakan ketaatan, dan engkau hanyut dalam syahwat dan maksiat ??
* Apakah Engkau merasa ada perubahan-perubahan negatif ???

       Dewasa Ini Banyak penyakit psychis, rohani dan fisik. Macam dan Bentuknya pun beragam dan bervariasi. Ditengah kita, mulai muncul banyak penyakit-penyakit baru yang bervariasi dan belum pernah dikenal pada masa lampau. Manusia Selalu bekerja keras mengobati Penyakit yang menimpa mereka. Biaya dan waktu mereka kerahkan. Rumah sakit dan Balai pengobatan semakin bertambah dan semakin sesak, tetapi penyakit pun kian banyak dan menyebar.
      
     Tiada Daya dan upaya kecuai atas ijin dan pertolongan Allah Swt, Pencipta Alam beserta Isinya. Semua itu atau sebagaiannya, terjadi karena kelalaian banyak orang terhadap sarana-sarana pencegahan. Dan disisi lain, tidak mengetahui cara yang benar dalam mengobati penyakit itu setelah terjadinya, terutama yang terkait dengan cara yang di syarikan yaitu ruqyah.

     Oleh karenanya saya terdorong menulis ini untuk memngingatka cara-cara pengcegahan berserta pengobatannya. Harapan saya sebagai penulis Allah Swt Berkenan menyembuhkan penyakit seluruh Umat.

      1. Penyakit Jiwa Dan Terapinya

        Kehidupan Materi saat sekarang ini, berkembang pesat hampir melampaui gambaran bayangan kita. Manusia bergantung kepada  kehidupan materi dan peradaban ini, sehingga banyak diantara mereka yang menjadikannya sebagai sumber obsesi terbesar, puncak ilmu, sumber kebahagiaan dan kesengsaraan, bahkan karenanya ia rela mempertaruhkan hidup dan matinya.
      
     Hal ini tidaklah aneh bila itu terjadi pada orang-orang yang non-muslim, karena mereka tidak beriman kepada hari akhir. Mereka makan dan menikmati hidup ini seperti layaknya binatang ternak, sementara api neraka tempat mereka kembali.

    Yang aneh jika kaum muslim menempuh jalan keliru dan langkah yang menyimpang ini. Mereka bergantung kepada dunia dan kesenangannya, bertikai untuk mengoleksi  serpihan dan gemerlapnya dunia, seraya menjadikannya sebagai tujuan hidup utamanya dan tujuan terbesar usahanya.

     Seakan akan mereka lupa bahwa mereka diciptakan untuk tugas yang lebih agung, yaitu menyembah kepada sang pencipta. Dunia dan seisinya, berupa kesenangan dan kelesatan dunia tidak lain hanyalah sarana mewujudkan misi tersebut.

     Oleh sebab itu harga yang harus dibayar adalah ketidak seimbangan dan ketergantungan pada dunia tersebut sangat mahal. Dan untuk itu mereka telah membayarnya dengan mengorbangkan kesehatan (saat santai), kemapanan, ketenangan, kebahagiaan, rehat, dan bahkan keselamatan mereka.

      Akibatnya banyak penyakit fisik maupun psychis yang menimpa mereka. Seperti cemas, takut, sedih, tekanan darah tinggi, diabetes meletus, struk dan sejenisnya. Ketika itulah mereka bertolak kesana kemari, didalam dan diluar negeri, menguras harta dan tenaga untuk mengobati penyakit dan penderitaan serta problem yang menimpa mereka.

       Akan teteapi usaha dan biaya besar mereka tersebut tidak membawa hasil yang dharapkan. Kesembuhan juga tak kunjung datang, sebab mereka mengobati penyakit, hanya menekankan pada satu sisi dan mengabaikan sisi yang lain.

        Mereka menekankan pada aspek fisik manusia dengan komsumsi obat-obatan dan pil-pil penenang serta melakukan operasi-operasi yang sangat teliti tapi mengabaikan aspek terapi lainnya berupa iman kepada ALLAH SWT dan tidak mau membina hubungan baik dengan Allah SWt. 
          
        Terapi dengan Alquran, dengan zikir dan doa menguatkan aspek moril dan kejiwaan kepada diri manusia. Dan dengan kekuatan itu, ia akan sanggup menangkal banyak penyakit jiwa dan fisik pada dirinya, atau membebaskan diri dengan mudah bila terjangkit setelah itu.

             Oleh karena itu seseorang muslim yang memiliki iman dan taqwa, maka ia akan terbebas dari penyakit psychis. Ia akan memiliki ketenangan hati, keridhaan, kegembiraan, harapan dan optimisme, walaupun dalam sisi kehidupan lainnya yang bersifat materi megalami kekurangan atau mengalami problem sosia atau masalah lain yang tidak seorangpun terbebas padanya.

           Dari sisi lain, ketika tertimpa suatu penyakit, ia pertama-tama megobatinya dengan obat keimanan yang disyariatkan Allah, yang diambilnya dari kitab ALLah dan sunnah Rasulnya, kemudian obat-obatan dan terapi medis yang diperkenankan Allah dan terbukti manfaat dan pengaruhnya. Dengan memadukan dua obat tersebut, ia memperoleh keselamatan dunia dan pahala akhirat sesuai ijin Allah Swt. 

        Oleh karena itu, kita sangatlah memerlukan penguatan aspek imani, agar kita bisa hidup dengan keamanan dan kedamaian jiwa, serta kebahagiaan dan ketengangan hati. Beberapa penuturan dari kalangan yang merasa hidup nikmat mengatakan : "Kalau para raja dan anak-anak raja mengetahui kebahagiaan yang kami rasakan, tentu mereka akan merebutnya dari kami dengan pedang".

        Hal ini menguatkan kajian ilmiah kontemporer disejumlah negara barat yang tidak bisa dibeberkan secara satu persatu dan membenarkan apa yang ditegaskan para ulama tedahulu, bahwa keadaan jiwa yang stabil dan iman yang kuat pada diri seseorang akan banyak membantunya ukan hanya dalam hal mengatasi penyakit-penyakit jiwa dan mendatangkan rasa bahagia dan ceria saja, melainkan jug dalam mengatasi gangguan -gangguan kesehatan anggota tubuh. 

             Maka atas dasar inilah, cara pencegahan dan penyembuhan penyakit itu melalui dua tahapan :
Pertama : Tahapan penjagaan dan pencegahan. Inilah yang llebih penting dalam kehidupan seorang muslim dan muslimah, tua dan muda. Ini wajib mendapatkan perhatian, hanya karena dengan ijin Allah Swt dapat membantu menangkal timbulnya penyakit. Pepatah Mengatakan : "Mencegah lebih baik darpada megobati ".
Kedua :  Tahapan Pengobatan, yaitu untuk menghilangkan dan mengobati penyakit setelah munculnya, dengan cara yang dikenal dengan ruqyah Syar iyah.

(Ringkasan dari Buku : Jalan Menuju Sehat JASMANI & ROHANI melalui Ruqyah Syar Iyah.)
(Karya Abdullah Bin Abdul Aziz Al Aidan)

Insya Allah...........Bersambung...........

No comments:

Post a Comment

Pendapat Anda ???