Wednesday, July 25, 2018

Makna Filosofis dari Olahraga


Arti Olahraga :
1.Menurut etimologi : Olahraga berasal dari kata :
1) “field sport”, yang terdiri dari kegiatan pokok menembak dan berburu.
2) “Disport atau disporttate”, yang berarti bergerak dari satu tempat ke tempat lain atau berarti pula menghindarkan diri, dengan demikian sport adalah suatu permulaan dari dan yang menimbulkan keinginan orang untuk menghindarkan diri atau dengan kata lain melibatkan diri dalam kesenangan dan rekreasi.
3) Sport asalnya dari bhs Prancis “disporter” yang berarti membuang lelah, atau menurut orang Jerman sebagai pemuasan atau hobi.
4) Istilah asli Indonesia sport adalah olahraga. Menurut purwadarminta olahraga adalah sebagai latihan gerak badan untuk menguatkan badan. Purwadarminta berpendapat bahwa olahraga adalah suatu persoalan jasmaniah bukan suatu persoalan rohaniah, jadi olahraga adalah usaha mengolah, melatih raga atau tubuh manusia untuk menjadi sehat dan kuat.

Pengertian olahraga menurut hakekatnya
1) Olahraga sebagai “The big muscles activities” yang berarti olahraga adalah aktivitas otot –otot besar yang menggunakan energi tertentu untuk meningkatkan kualitas hidup.
2) Olahraga sebagai gerak insani/ gerak manusiawi “human muvement” , yang bergerak bukan saja fisiknya saja, namun melibatkan gerak mental maupun sosial.
3) Olahraga itu pada dasarnya adalah permainan yang diwarnai karakteristik khusus yang bersumber pada sosial budaya tertentu.
4) Karakteristik khusus itu adalah unjuk kerja atau “performance” gerak yang tinggi, pertandingan (“competition”) dan Prestasi (“victory”).
5) Kompetisi itu untuk melawan diri sendiri, orang lain, atau tantangan alam.
6) Olahraga adalah kegiatan sosial yang lahir bersama-sama dengan masyarakat itu sendiri, universal dan melembaga pada masyarakat. Olahraga pada dasarnya mengakar pada pranata sosial lainnya seperti ekonomi, politik, sosial, budaya, pendidikan ,dll.

Pengertian olahraga menurut kenyataannya :
1) Ada yang menganggap suatu kegiatan itu dinamakan olahraga, ada juga yang menganggap itu bukan.
2) Olahraga sekarang ini menjadi satu karakteristik yang memiliki multi tujuan baik untuk individu, kelompok, lembaga maupun organisasi lainnya sesuai dengan nilai-nilai budayanya.

Arti Pendidikan Jasmani
1. Menurut Kamus Pendidikan : Penjas adalah pendidikan manusia sebagai keseluruhan psiko-somatis yang berpangkal pada jasad.

2. Menurut Oen Bing Tiat, dan Irsan Abubakar Saleh : Penjas adalah sinonim dengan pendidikan. Kata jasmani dlm penjas hanyalah menunjukkan metoda dari proses pendidikan bukan tujuan dan bukan pembatasan.

3. Menurut Harsono : Penjas adalah suatu pendidikan yang menggunakan fisik atau tubuh sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan melalui aktivitas jasmani.

4. Menurut Nas : penjas adalah suatu proses dari seluruh proses pendidikan yang menggunakan kemampuan yang sesuai dengan masing-masing individu untuk mengembangkan kepribadian, serat otot, intelek dan emosinya.

5. Menurut Bucher : Penjas adalah bagian yang integral dari seluruh proses pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan fisik, mental, emosi dan sosial melalui aktivitas jasmani yang telah dipilih untuk mencapai hasilnya.

Makna Penjas Di Berbagai Negara :
1) Di Amerika Serikat, sebagian lembaga pendidikan menggunakan istilah “Physical Education”. Namun ada juga yang mengistilahkan “Movement Art and Sciences”.
2) Di Rusia, menggunakan istilah “Physical Culture” yang terdiri dari empat komponen, yaitu :
    *  Physical education,
    *  Sport,
    *  Active leisure persuits,
    *  Playful activities.
3) Di Jerman ada yang menggunakan istilah “Physical education” tapi ada kecenderungan menambah dengan “sport Science”.

FUNGSI SOSIAL OLAHRAGA
Nixon dan Stevenson 30 th yg lalu mengembangkan kerangka pikir, dimana olahraga dipandang sebagai sebuah pranata sosial yang mengandung potensi untuk menjalankan beberapa fungsi, yaitu :
    1.            Fungsi sosio emosional,
    2.            Fungsi sosialisasi,
    3.            Fungsi integratif,
    4.            Fungsi politik,
    5.            Fungsi mobilitas sosial,
   yang kesemuanya memiliki makna fungsi instrumental olahraga yg berpangkal pada partisipasi dalam kegiatan itu.
Berikut adalah beberapa Pertanyaan yang selama ini mungkin selalu aja terjadi dalam kehidupan sehari-hari dalam hidup kita,terutama dalam dunia Olahraga,pertanyaan ini pun saya kumpulkan dan kemudian saya kembangkan menjadi sebuah pertanyaan dan jawaban tentang adanya peranan penting dalam Olahraga yang termasuk dalam aspek Sosiologi Olahraga,Berikut kita akan simak :
1.Mengapa pada era sekarang banyak atlet Top,lebih memilih Hijrah ke suatu daerah/Negara ketimbang  membela untuk daerah asalnya sendiri !!
Jawaban :
Definisi Olahraga jaman sekarang mungkin lebih dekat persepsi bahwa Olahraga tidak lagi semata-mata sebagai objek pemenuhan dorongan atau motivasi intrinsic,tetapi merupakan  “kerja”  yang dapat mendatangkan ganjaran dari luar sama dengan kaitannya dengan perkembangan sejarah dan perubahan social yang terjadi. Bahkan mungkin dengan Hijrahnya seorang atlet ke suatu daerah / Negara yang lain bisa mengangkat  nilai prestasi suatu daerah tersebut,contoh dalam cabang sepak bola dunia mengenal istilah “Naturalisasi”,dengan kata lain merubah status kewarganegaraannya untuk menjadi bagian dari Negara tersebut.dengan kata lain si pemain diharapkan bisa mendongkrak prestasi yang lebih prestisius,walaupun si pemain bukanlah produk asli daerah / Negara tersebut.

2.Adakah penjelasan mengenai peranan olahraga dalam ruang lingkup dimensi social !!
Jawaban :
Sosialisasi di sini adalah sebuah proses pembelajaran keterampilan,sifat,nilai,sikap,norma,sanksi,pengetahuan,atau pantangan,dll yang bertalian dengan pelaksanaan peranan social atau peranan yang diharapkan.ruang lingkup dimensi social pun dimasukkan dalam 2 kategori.kategori pertama,olahraga sebagai alat  sosialisasi yang berarti sosialisasi itu berlangsung melalui keterlibatan anak secara aktif dalam pembentukkan watak dan nilai estetika.kategori kedua yaitu sosialisasi ke dalam kegiatan olahraga.maksudnya secara formal atau informal seseorang mengalami proses sosialisasi agar dapat memainkan peranannya dalam olahraga.

3.Melihat dari fungsinya adakah penjelasan yang lebih detil yang berkenan dengan proses sosialisasi di bidang olahraga !!
Jawaban :
Berkenaan dengan proses sosialisasi dibagi tiga unsur utama yaitu sebagai berikut:
-Modelling ,yakni agen social atau individu yang menjadi model atau tauladan
-Lingkungan social (Misalnya sekolah ,rumah ,tetangga ,dan kelas)
-Peranan anak itu sendiri,disertai dengan karakteristik bawaan atau perolehan yang melekat seperti ciri kepribadian,motivasi,dan nilai kemampuan motorik.

Banyak organisasi olahraga yang tidak sempat mencapai tahap kematangan, karena memang tidak pernah mengalami pertumbuhan dan bahkan kemudian mengalami kemunduran dan kematian.
qMaka jika ingin membuat organisasi olahraga yang tangguh, perlu pengkajian pada kemampuan analisis terhadap kondisi internal  dan eksternal yang berlaku untuk semua jenis organisasi olahraga, yaitu :
1.Kapabilitas organisasi.
2.Kapabilitas manajerial.
3.Kapabilitas Informasi.
4.Kapabilitas teknis.
5.Kapabilitas finansial

No comments:

Post a Comment

Pendapat Anda ???