Tuesday, February 13, 2018

pengaruh peradaban Islam terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Teknologi di Eropa

Moeslim_Science_Online (Seri Ke-1)
Terdapat dua pendapat mengenai sumbangan peradaban Islam terhadap filsafat dan ilmu pengetahuan, yang terus berkembang hingga saat ini.  Pendapat pertama mengatakan bahwa orang Eropa belajar filsafat dari filosof Yunani seperti Aristoteles, melalui kitab-kitab yang disalin oleh St. Agustine (354 – 430 M), yang kemudian diteruskan oleh Anicius Manlius Boethius (480 – 524 M) dan John Scotus.  Pendapat kedua menyatakan bahwa orang Eropa belajar filsafat orang-orang Yunani dari buku-buku filasafat Yunani yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh filosof Islam seperti Al-Kindi dan Al-Farabi.  Terhadap pendapat pertama Hoesin (1961) dengan tegas menolaknya, karena menurutnya salinan buku filsafat Aristoteles seperti Isagoge, Categories dan Porphyry telah dimusnahkan oleh pemerintah Romawi bersamaan dengan eksekusi mati terhadap Boethius, yang dianggap telah menyebarkan ajaran yang dilarang oleh negara.  Selanjutnya dikatakan bahwa seandainya kitab-kitab terjemahan Boethius menjadi sumber perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan di Eropa, maka John Salisbury, seorang guru besar filsafat di Universitas Paris, tidak akan menyalin kembali buku Organon karangan Aristoteles dari terjemahan-terjemahan berbahasa Arab, yang telah dikerjakan oleh filosof Islam.(Bahreisj, Hossein :1995)
Peradaban Islam memiliki tiga pengertian yang berbeda.  Pertama : kemajuan dan tingkat kecerdasan akal yang dihasilkan dalam suatu periode kekuasaan Islam, mulai dari periode Nabi Muhammad Saw. sampai perkembangan peradaban Islam masa setelahnya.         Kedua : hasil-hasil yang dicapai oleh umat Islam dalam lapangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kesusasteraan, serta kesenian.  Ketiga : kemajuan politik atau kekuasaan Islam yang berperan melindungi pandangan hidup Islam, terutama dalam hubungannya dengan ibadah-ibadah, penggunaan bahasa, dan kebiasaan hidup kemasyarakatan. (Munthoha, 1998:14)

Berikut ini akan dijabarkan secara singkat perkembangan ilmu pengetahuan sejak diutusnya Rasulullah sebagai sang penyampai risalah, hingga dinasti Abbasiyah yang telah menelurkan begitu banyak pemikir dan ilmuwan muslim.
 (Tugas Filsafat Aminuddin FK UNair/Departemen Ilmu FAAL)
(Posted By Admin)

No comments:

Post a Comment

Pendapat Anda ???